1. Giving students control of the classroom
Giving students control of the classroom

Memberikan kendali kelas kepada siswa

Bergeraklah selagi Nicholas “Guru Kutu Buku” Provenzano membagikan gagasan dan wawasan yang membantu siswa, orang tua, serta guru agar menjadi pembelajar yang lebih produktif sepanjang tahun.


  • Akhir-akhir ini, saya memikirkan tujuan pembelajaran saya. Saya akan memberikan penilaian yang sangat efektif untuk evaluasi saya tahun ini. Namun, meski saya telah melakukannya dengan sangat baik dalam berbagai kategori, ada beberapa kategori yang masih perlu saya tingkatkan. Salah satu bidang tersebut adalah peran siswa di kelas saya. Saya merupakan penasihat utama pilihan siswa, namun saya ingin membuka bidang lain yang memungkinkan siswa untuk mengungkapkan pendapatnya. Tujuan pembelajaran tampaknya merupakan bidang yang sesuai.

  • Biasanya, saya memutuskan fokus setiap pelajaran dan unitnya serta cara siswa mendapatkan karya literatur tertentu. Saya mengirimkan informasi ini ke Evernote dan membagikannya dengan siswa pada awal kelas. Saya merasa ini adalah pendekatan yang cukup standar dalam menyiapkan pelajaran bagi banyak guru, namun membuat siswa memilih tujuan pembelajaran ternyata jauh lebih mudah dari yang saya pikirkan.

  • Kami memulai Unit Emily Dickinson, dan saya ingin para siswa melakukan beberapa penelitian tentang kehidupannya. Saya memberikan 8 bagian hidupnya kepada siswa untuk diselidiki (Masa Kecil, Pendidikan, Agama, Kesehatan, Hubungan, Kehidupan Keluarga & Sosial, Masa Dewasa, Karier Menulis, dan Kematian). Siswa membagi bidang ini dengan siswa lainnya di meja dan menghabiskan waktu di kelas untuk melakukan penelitian. Keesokan harinya, mereka datang ke kelas dan membagikan temuannya.

  • Pada hari berikutnya, siswa diminta untuk membahas temuannya dan memutuskan hal yang menurut mereka merupakan lima peristiwa yang paling berpengaruh dalam kehidupan Emily Dickinson. Mereka menempatkan lima peristiwa ini pada Post-it® Super Sticky Notes yang disediakan di mejanya.

    students were instructed to discuss their findings and decide on what they thought were the five most influential events in Emily Dickinson's life

  • Para siswa mendiskusikan risetnya dan mulai menuliskan pendapat mereka mengenai lima peristiwa penting dalam kehidupan Dickinson. Setelah selesai, mereka harus menempelkannya pada papan tulis hapus. Saya mengatur papan ini dengan lima slot yang senada dengan warna Post-it® Super Sticky Note yang mereka berikan. Saya sangat senang saat dapat memberikan kode warna pada informasi yang ada menggunakan Post-it® Super Sticky Note.

    The students discussed their research and started to write out their thoughts on the top five events

  • Setelah seluruh gagasan tertempel di papan, seisi kelas mengamatinya dan mendiskusikan seluruhnya. Setiap kelas memiliki gagasannya masing-masing dan mereka menjelaskannya dengan cara yang berbeda. Setiap kali dilakukan, hal ini membuat kelas lebih menarik bagi saya daripada memimpin diskusi yang sama berulang kali. Hal ini benar-benar membuat siswa memimpin dan inilah tujuan keseluruhan latihan.

    Once all of the ideas are placed on the board, the class looked at them and discussed them all

  • Setelah cukup tenang, kelas yang berbeda memilih tujuan pembelajaran yang berbeda. Para siswa terlibat dalam diskusi kelas, karena mereka merasa memiliki tujuan pembelajarannya. Mereka adalah orang yang akan memimpin diskusi kelas, sebab mereka tahu persis cara melakukan pendekatan seputar topik tersebut karena merekalah yang memilihnya. Saya rasa inilah cara yang bagus untuk melibatkan lebih banyak siswa dalam kepemilikan kelas dan saya berharap dapat mencobanya dalam unit lain.

     

  • Alat bantu yang digunakan:

    Post-it® Note selalu menjadi bagian utama dalam hidup saya. Saya menggunakannya untuk berbagai hal, jadi saya tidak dapat menyebutkannya satu-persatu. Post-It® Super Sticky Note memudahkan saya untuk mengumpulkan informasi dengan cepat dari para siswa dan membuat mereka berbagi dengan teman sebangkunya, kemudian menempatkannya pada papan guna memudahkan pengelompokan. Post-it® Super Sticky Note sangat sempurna dan tertempel dengan aman di papan tulis di belakang kamar saya. Saya pikir seluruh guru menggunakan Post-It® Note dan banyak kesenangan serta cara kreatif untuk menggunakannya dalam kelas.

  • Saya adalah blogger berbayar yang disponsori 3M. Ini adalah pendapat pribadi saya dan produk tambahan yang digunakan dalam proyek ini adalah pilihan saya sendiri.


  • Nicholas

    Nicholas “Guru Kutu Buku” Provenzano adalah Guru Bersertifikasi Google yang telah menerima penghargaan berkat penggunaan teknik inovatif dan kolaboratif dalam kelasnya. Ikuti terus gagasannya di
    www.thenerdyteacher.com.

belajar nerdy_teacher teaching super_sticky_notes kolaborasi flags dry_erase_surface

TAGS
    FAQs Call Us: (021) 2997 4000 Call Us: (021) 2997 4000
    Follow Post-it® Brand
    Post-it Brand is a trademark of 3M.
    Change Location
    Indonesia - Bahasa Indonesia